Skip to main content

Call it Anxiety#Short2

     Saat ini sedang merasa dan menyadari bahwa diri ini semakin penuh dengan sifat dan sikap sikap yang amat toxic. Mulai dari suka mengeluh, slalu berprasangka buruk terhadap orang lain, menghujat, dengki, bahkan memprovokasi orang lain untuk turut membenci apa yang diri ini tidak sukai. Diri ini menjadi sungguh penuh dengan perilaku-perilaku jahat dan bahkan terkesan sangat tak beradab. Semua hal toxic itu memang sudah sangat disadari, namun entah kenapa sikap buruk tersebut telah menjadi seperti candu dan untuk menghilangkannya terasa amat sulit. Mungkin karna beberapa waktu ini pendekatan kepada sang pencipta mulai kendur. Serta juga karna telah menjadi seorang yang kufur nikmat. Dan mungkin sudah saatnya keintiman dengan tuhan harus direkatkan lagi, akhlak harus diperbaiki kembali, dan slalu ingat untuk bersyukur pada Ilahi. Dearest myself, semangat perbaiki diri.
Source pic: google.com/inkpainting

Comments

Popular posts from this blog

22.00

 Sudah berapa banyak hal yang kamu fikirkan malam ini? Sudah berapa banyak hal yang kamu cemaskan dan mengganggumu malam ini? Semuanya menjadi makin sulit untuk kamu kendalikan. Bukankah kamu lelah dan ingin segera istirahat saja? Lalu kenapa tidak kamu lakukan? Kepalamu sudah terasa berat. Kamu merasa tidak ada seorangpun yang akan mendengarkan mu. Kamu berfikir semua orang terlalu sibuk dengan dunianya sendiri, dan takkan mungkin menanyakan keadaanmu. Hei kamu terlalu sering membuat prasangka. Akan ada orang yang mungkin mau membantumu, jika kamu mau mengatakannya dan mengabaikan semua prasangkamu itu. Hari ini cukup berat bukan? Kamu harus terbiasa. Tidak ada jaminan bahwa besok akan lebih mudah dari ini. Tidak apa. Ingat, kamu hanya perlu menjalaninya sesuai dengan usaha terbaikmu. Kamu boleh menangis, kesal, kecewa jika semua yang kamu lakukan tidak berjalan dengan lancar. Itu manusiawi. Lepaskan semua pikiran berlebihan itu. Kamu berhak istirahat dengan tenang. Tidur dengan...

361

  Hai bagaimana kabarnya? this year is almost over, right? Tulisan ini dimulai dengan helaan napas yang berat. Teringat memori yang terjadi dalam satu tahun terakhir. Bagaimana kamu menilai waktu selama ini? apakah waktu berlalu begitu cepat? atau kah sebaliknya? Yang pasti, begitu banyak hal yg terjadi bukan? Dulu aku sempat membayangkan bahwa di tahun ini hidup akan berjalan dengan terukur, lurus, dan terencana. Namun setelah dipikir-dipikir, semua yang terjadi dalam hidup ini serba mendadak ya. Segala hal mungkin bisa kita terawang sesuka hati, tapi pada akhirnya yang benar-benar terjadi takkan mungkin mampu kita tebak bagaimana hasil akhirnya. Sudah berapa banyak yang hilang di tahun ini? Sudah berapa banyak hal yang kamu temukan dalam pencarian mu tahun ini? Aku berharap sebanyak apapun hal yang telah hilang, semoga segera kamu temukan hal lainnya yang lebih berharga dan mampu kamu jaga sebaik-baiknya ya. Kalau diizinkan berbagi, tahun ini I’ve tried so hard to cope better lif...

Life’s Storm. Yosh it Passed!

 You stood alone, in the face of the storm With nothing but your strength to keep you warm Through the hardest times, you held your ground And refused to let your spirit be drowned With every blow that life could bring You found the strength to keep on wing And even when the road was long You found a way to keep pushing on Now you stand proud, with head held high And know that you can overcome any sky For you've survived the toughest test And proven that you're stronger than the rest So when the winds of change blow strong And life's storms come rolling along Remember the strength that you possess And that you can overcome any distress For you've already proven your might And that you can survive even in the darkest night So hold your head up, and stand tall For you are a survivor, and you can conquer all.